aktualisasi diri
self-actualization
Ringkasan Singkat
Realisasi penuh dari potensi dan kemampuan seseorang, melibatkan pengembangan diri yang maksimal dan apresiasi mendalam terhadap kehidupan.
Aktualisasi diri adalah puncak dari hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Ini merujuk pada keinginan manusia untuk menjadi yang terbaik yang mereka bisa sesuai dengan potensi unik mereka. Individu yang teraktualisasi diri sering ditandai dengan persepsi realitas yang akurat, kemandirian, kreativitas, dan sering mengalami 'pengalaman puncak' (peak experiences)—yaitu momen-momen kebahagiaan dan keutuhan yang luar biasa.
Menurut Maslow, kebutuhan ini baru akan muncul secara dominan setelah kebutuhan dasar seperti fisiologis, keamanan, cinta, dan harga diri terpenuhi. Aktualisasi diri bukanlah titik akhir yang statis, melainkan proses pertumbuhan yang berkelanjutan. Tokoh psikologi humanistik lainnya, Carl Rogers, menyebut konsep serupa sebagai 'orang yang berfungsi sepenuhnya' (fully functioning person). Ini adalah konsep sentral dalam psikologi positif yang berfokus pada apa yang membuat hidup berharga.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation.
- Rogers, C. R. (1951). Client-centered therapy.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.